CSMS PT Pelabuhan Indonesia I
BUMN operator pelabuhan utama di wilayah barat Indonesia, mencakup Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, dan Aceh. Berperan sebagai tulang punggung konektivitas maritim dan penggerak pertumbuhan ekonomi regional.
Persyaratan CSMS
- Wajib CSMS: Ya
- Skor minimal: 75
- ISO 45001: Tidak wajib
- SMK3: Dipersyaratkan
- Ahli K3: Dipersyaratkan
- Frekuensi audit: Quarterly
Profil Principal
- Tipe: BUMN
- Kantor pusat: Jakarta
- Proyek: Port Construction, Terminal Development, Dredging & Reclamation, Warehouse Construction, Jetty Rehabilitation
Apa Itu CSMS PT Pelabuhan Indonesia I?
CSMS (Contractor Safety Management System) adalah sistem penilaian kinerja K3 kontraktor yang digunakan principal untuk menyaring penyedia jasa sebelum tender dan selama kontrak. Kontraktor yang ingin bekerja dengan PT Pelabuhan Indonesia I perlu membuktikan penerapan sistem manajemen K3 yang sesuai ISO 45001 dan/atau SMK3 PP 50/2012.
Skor CSMS ditentukan oleh kelengkapan dokumen, bukti implementasi dan kompetensi personel K3, sehingga persiapannya sebaiknya dimulai sebelum penawaran dimasukkan.
Bidang dan Proyek PT Pelabuhan Indonesia I
- Spesialisasi: Port Management, Port Infrastructure Development, Maritime Logistics, Terminal Operations, Dredging, Coastal Construction
- Proyek utama: Pengembangan Pelabuhan Belawan New Container Terminal, Revitalisasi Pelabuhan Kuala Tanjung, Pengembangan Pelabuhan Dumai, Modernisasi Pelabuhan Sabang
- Lokasi proyek: Medan, Belawan, Kuala Tanjung, Dumai, Batam, Sabang, Banda Aceh
Kelompok Dokumen CSMS
Manual & Kebijakan K3
- Kebijakan K3
- Isu internal & eksternal
- Pihak berkepentingan
- Komitmen manajemen
Manajemen Risiko
- Identifikasi bahaya & penilaian risiko
- Evaluasi manajemen risiko
- Program SM K3
- Review program
Organisasi & Rapat
- Rapat manajemen & LK3
- Program inspeksi LK3
- Struktur organisasi LK3
- Asuransi ketenagakerjaan
Pelatihan & Kompetensi
- Pelatihan HSE
- Orientasi karyawan baru
- Personil Ahli K3 Umum
- Tanggap darurat
Prosedur K3 Khusus
- Pekerjaan ketinggian
- Ruang terbatas
- Pengelolaan B3 & LB3
- Pekerjaan panas
Peralatan & APD
- Distribusi & aturan APD
- Sertifikasi peralatan
- Safety riding
- HIRAC
Dokumen CSMS yang Dibutuhkan
- Manual SMK3
- Prosedur K3
- HIRARC
Sertifikasi Keselamatan
- SMK3 PP 50/2012
- Ahli K3 Umum
Catatan
Kontraktor dan subkontraktor wajib memiliki CSMS dengan skor minimum 85 dan sertifikasi SMK3. Audit CSMS dilakukan secara berkala dan insidental.
FAQ CSMS PT Pelabuhan Indonesia I
Apakah CSMS PT Pelabuhan Indonesia I wajib?
Ya, kontraktor yang mengerjakan proyek PT Pelabuhan Indonesia I umumnya diwajibkan lolos evaluasi CSMS.
Berapa skor minimal CSMS PT Pelabuhan Indonesia I?
Skor minimal yang tercatat adalah 75, dan dapat berubah sesuai kebijakan principal.
Apakah ISO 45001 diperlukan untuk CSMS?
ISO 45001 atau SMK3 menjadi dasar pembuktian sistem K3 dan membantu skor CSMS, terutama pada pekerjaan berisiko tinggi.
Butuh pendampingan CSMS PT Pelabuhan Indonesia I?
Mutucert.com membantu penyusunan dokumen, ISO 45001 dan SMK3 yang menjadi dasar skor CSMS.
Konsultasi Gratis ISO 45001